RDK Pengelolaan Administrasi Keuangan: Bawaslu Agam Bahas Peningkatan IKPA dan Evaluasi Pelaksanaan Program
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam melaksanakan Rapat Dalam Kantor (RDK) Pengelolaan Administrasi Keuangan dengan tema “Capaian Output pada Aplikasi SAKTI untuk Meningkatkan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) serta Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Program” di Kantor Bawaslu Kabupaten Agam, Kamis (25/06).
Kegiatan ini diikuti oleh Komisioner Bawaslu Agam, Kepala Sekretariat, Kasubag Hukum, Humas, Data dan Informasi, serta seluruh staf Bawaslu Agam. Selain itu, Bawaslu Agam juga mengundang jajaran pengelola keuangan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, yakni Gusmadya dan Syaiful, untuk memberikan penguatan dan masukan terkait pengelolaan administrasi keuangan.
Pada sesi pertama, Sri Wahyuni menyampaikan materi mengenai capaian output pada aplikasi SAKTI sebagai salah satu instrumen penting dalam mendukung peningkatan nilai IKPA. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya ketepatan pencatatan, kesesuaian realisasi anggaran dengan target output, serta konsistensi pelaporan pada aplikasi SAKTI guna menjaga kualitas pelaksanaan anggaran.
Sri Wahyuni menegaskan bahwa peningkatan nilai IKPA tidak hanya menjadi tanggung jawab pengelola keuangan, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh unit kerja dalam memastikan setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki dokumen pendukung dan pelaporan yang lengkap serta tepat waktu.
Selanjutnya, Rida Warda menyampaikan materi terkait monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program Bawaslu Agam. Ia menjelaskan bahwa proses monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam mengukur efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan laporan kinerja yang akuntabel.
Menurutnya, pelaporan yang baik akan memberikan gambaran yang jelas mengenai capaian kinerja organisasi, kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan pada periode berikutnya. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan ketelitian dalam penyusunan laporan program maupun kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Gusmadya dan Syaiful dari Bawaslu Provinsi Sumatera Barat turut memberikan arahan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan keuangan serta strategi peningkatan IKPA. Mereka menekankan pentingnya sinergi antarbagian dalam mendukung tertib administrasi dan optimalisasi pelaksanaan anggaran di lingkungan Bawaslu.
Dalam sesi penguatan, Syaiful menekankan pentingnya penyusunan dan pelaksanaan rencana aksi sebagai instrumen pengendalian untuk memastikan seluruh target kinerja dan realisasi anggaran dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, rencana aksi yang disusun secara terukur dan dipantau secara berkala akan membantu setiap unit kerja dalam mengidentifikasi potensi kendala sejak dini, sehingga langkah-langkah perbaikan dapat segera dilakukan. Ia juga mendorong agar setiap penanggung jawab kegiatan meningkatkan koordinasi dan komitmen dalam melaksanakan tindak lanjut hasil monitoring guna mendukung peningkatan kualitas pelaksanaan anggaran dan capaian kinerja organisasi.
Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Agam, Beni Andwila, memberikan masukan terkait pentingnya kolaborasi seluruh jajaran dalam mendukung pencapaian output kegiatan. Beni menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan harus direncanakan dengan baik, didukung administrasi yang lengkap, serta dilaporkan secara tepat waktu agar capaian output yang telah ditargetkan dapat terealisasi secara optimal. Ia juga mengingatkan agar seluruh bagian tidak hanya berfokus pada penyerapan anggaran, tetapi juga memastikan kualitas pelaksanaan kegiatan dan kesesuaiannya dengan target output yang telah ditetapkan sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan nilai IKPA Bawaslu Kabupaten Agam.
Melalui pelaksanaan RDK ini, Bawaslu Kabupaten Agam berharap dapat meningkatkan pemahaman seluruh jajaran mengenai pengelolaan administrasi keuangan, optimalisasi penggunaan aplikasi SAKTI, serta penguatan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program guna mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Penulis : GRN
Editor : Yuhendra