Orientasi PPPK Kelas 3: Perkuat Nilai, Etika, dan Profesionalisme ASN Bawaslu
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 bagi Kelas 3 di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (15/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa orientasi bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi sebagai ASN PPPK, tetapi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara, memperkuat etika organisasi, serta membangun budaya kerja yang selaras dengan Core Values ASN BerAKHLAK. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta mengedepankan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu.
Pada kegiatan tersebut, Sekretariat Bawaslu Kabupaten Agam mengirimkan tiga orang peserta, yaitu Rahayu Doni Saputra, Rany Febriyanti Ariska, dan Mona Marza Fitri. Keikutsertaan ketiganya merupakan bentuk komitmen Bawaslu Kabupaten Agam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, beretika, dan siap mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu serta pemilihan.
Selama orientasi, peserta memperoleh pembekalan mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika instansi, budaya kerja Bawaslu, tata kelola organisasi, disiplin pegawai, serta peran strategis PPPK dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu. Materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta dalam menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Orientasi ini menjadi fondasi bagi ASN PPPK untuk memahami jati diri sebagai insan Bawaslu yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan semangat melayani. Nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi harus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta, khususnya Rahayu Doni Saputra, Rany Febriyanti Ariska, dan Mona Marza Fitri, dapat menginternalisasi nilai dan etika instansi, memperkuat budaya kerja BerAKHLAK, serta menjadi ASN yang adaptif, kompeten, kolaboratif, dan berintegritas dalam mendukung penguatan kelembagaan Bawaslu.
Penulis : Doni
Editor : Ayu, Fauzan