Kordiv. P2H Bawaslu Agam, Pemilih Pemula Menjaga Pemilu dari Praktek Curang
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM-Yuhendra, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, Dan Hubungan Masyrakat (P2H), Bawaslu Kabupaten Agam hadir sebagai narasumber bagi siswa kelas X SMA Negeri 2 Lubuk Basung dalam kegiatan kelas demokrasi, yang digelar di kelas X E8 , Rabu (11/02) dan diikuti oleh siswa/siswi kelas X E8.
Dalam pemaparannya, Koordiv P2H Bawaslu Agam memperkenalkan kelembagaan Bawaslu, mulai dari tingkat Pusat hingga Kabupaten/Kota.
Kordiv P2H menjelaskan bahwa Bawaslu merupakan lembaga yang bertugas melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pemilu dan pemilihan guna memastikan proses berjalannya pemilu dan pemilihan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Ia menjelaskan bahwa di kepemiluan ada 3 lembaga penyelenggara pemilu dan pemilihan yang terdiri dari Komisi Pemilihan umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKKP).
Dalam sesi berikutnya,Kordiv P2H mejelaskan kepada para siswa Bahwa di kepemiluan ada syarat menjadi pemilih namun juga terdapat kondisi seseorang tidak memiliki hak pilih, yaitu TNI dan POLRI dan orang yang di cabut hak politiknya sesuai Putusan Pengadilan. Dikarenakan TNI dan POLRI harus bersikap netral demi menjaga profesionalisme dan stabilitas negara, selanjutnya orang yang di cabut hak politiknya yaitu kasus tindak pidana korusi (KORUPTOR).
Kordiv P2H juga menjelaskan mengenai money politic atau politik uang. Bahwa praktik politik uang itu merupakan tindakan yang merusak demokrasi. praktik Politik uang tidak hanya melanggar aturan hukum, tetapi juga berdampak lahirnya pemimpin yang tidak berintegritas.
“sebagai generasi muda, sahabat harus berani menolak politik uang. Jangan sampai di masa akan datang terlahirnya pemimpin yang tidak kita inginkan. Maka dari itu marilah kita sama-sama untuk mengawasi dan menjaga pemilu dari money politik maupun kecurangan-kecurangan dalam pemilihan”, tegasnya.
Kordiv P2H juga menekankan pentingnya peran pemilih pemula sebagai pemilih yang cerdas dan berkualitas.
Dalam kegiatan ini, diharapkan kepada semua siswa kelas X E8 SMA Negeri 2 Lubuk Basung, memiliki pemahaman awal tentang sistem demokrasi di Indonesia serta mampu menjadi pemilih yang berintegritas pada pemilu mendatang.
Penulis : Arif
Editor : Yuhendra