Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Agam Mengikuti Ngabuburit Pengawasan bersama Bawaslu Sumatera Barat

-

Kepala Sekretariat bersama Kepala Subbagian di Bawaslu Agam menghadiri kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang diadakan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada hari Selasa (24/02/2026) secara daring.

Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Agam mengikuti kegiatan Ngabuburit Pengawasan pada Selasa (24/02) yang dilaksanakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat dengan tema Refleksi Kinerja Pengawas Pemilu Bawaslu Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Bawaslu Agam, Kepala Sekretariat, Kepala Subbagian, serta jajaran staf Bawaslu Agam.

Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Rinaldi Aulia, menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan momentum untuk merefleksikan diri serta membuka ruang terhadap berbagai masukan, baik kritik maupun saran yang bersifat membangun.

“Ngabuburit pengawasan ini merupakan momentum bagi kita untuk merefleksikan diri dan membuka berbagai masukan, baik kritik maupun saran yang membangun. Hal ini berguna untuk memperkuat kelembagaan ke depan. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Bawaslu RI dan Ibu Lolly pada saat pembukaan kick off ngabuburit kemarin, ini merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk bersama-sama mengaktifkan kembali komunikasi guna melaraskan beberapa kegiatan utama di tahun 2026,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa demokrasi tidak pernah berhenti, sehingga proses pengawasan terhadap pemilu harus senantiasa diperbaiki dan ditingkatkan.

Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Ngabuburit Pengawasan merupakan wadah pencurahan ilmu dan berbagi pengalaman. Ia juga menekankan pentingnya refleksi kepemimpinan, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Kepemimpinan bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga tanggung jawab moral. Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga ruang refleksi kolektif tentang bagaimana kita memimpin kelembagaan dan mengaitkannya dengan tradisi keislaman. Kita perlu merefleksikan posisi kita sebagai penyelenggara pemilu, bagaimana memimpin diri sendiri, serta mampu memimpin kelembagaan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat sekaligus Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran, Vifner, menyampaikan evaluasi kinerja pengawasan Pemilu, dinamika pengawasan di lapangan, serta strategi penguatan peran Bawaslu dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pengawasan Pemilu yang berintegritas.

“Kita harus merujuk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, kita juga perlu berintegrasi dan bekerja sama dengan pihak luar, khususnya dalam proses penanganan pelanggaran pidana yang menjadi tanggung jawab Bawaslu. Seluruh proses penegakan hukum, mulai dari penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa, hingga pencegahan, harus terdokumentasi dan terlaksana dengan baik, serta dipresentasikan secara akuntabel,” tegasnya.

Selanjutnya, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Muhamad Khadafi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi seruan penting bagi seluruh pihak, dimulai dari Bawaslu, untuk bergerak menuju wilayah substantif dalam pelaksanaan Pemilu yang bermuara pada penguatan demokrasi.

“Proses pengawasan dimulai dari pencegahan, kemudian penindakan, dan dapat berlanjut pada proses penyelesaian sengketa. Harapan kita, pelaksanaan Pemilu yang akan datang dapat terwujud dengan baik. Semua pihak harus memiliki kesadaran bahwa menolak politik uang adalah komitmen bersama yang harus ditegakkan,” ujarnya.

Kegiatan #Ngabuburit Pengawasan# ini diharapkan menjadi ruang dialog dan refleksi antara Bawaslu dan masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis : Arif

Editor : Yuhendra