Pastikan Data Pemilih Akurat, Bawaslu Agam Ikuti Rakor Hasil Pengawasan Coktas dan Uji Petik
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam mengikuti Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Coktas dan Uji Petik di Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (02/06). Kegiatan ini diikuti oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H), Yuhendra, Kasubag Pengawasan, Mizlin Hardi, Kasubag Administrasi dan Kasubag Hukum Humas Datin, beserta staf terkait pada Bawaslu Kabupaten Agam.
Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan efektivitas pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II di seluruh kabupaten/ kota se-Sumatera Barat. Kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi hasil pengawasan pencocokan dan penelitian data (Coktas) serta pelaksanaan uji petik yang telah dilakukan oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/ Kota.
Dalam sambutan awal, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bawaslu kabupaten/kota atas berbagai upaya yang telah dilakukan dalam pengawasan dan pemutakhiran data pemilih. Khadafi juga meminta seluruh Bawaslu kabupaten/kota menjelaskan perkembangan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dibangun dengan Cabang Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), maupun satuan pendidikan. Menurutnya, perlu diketahui sejauh mana kolaborasi tersebut telah memberikan dampak terhadap kualitas pemutakhiran data pemilih di masing-masing daerah.
Selain itu, ia meminta peserta mengidentifikasi berbagai proses yang masih belum terselesaikan menjelang pelaksanaan rekapitulasi terbuka oleh KPU. Hasil identifikasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari laporan pengawasan dan dapat dicantumkan dalam pleno terbuka sebagai catatan penting terhadap proses pemutakhiran data pemilih.
Pada kesempatan tersebut, Yuhendra turut memaparkan berbagai permasalahan yang ditemukan di lapangan saat Bawaslu Agam melakukan pengawasan melekat terhadap coklit yang dilaksanakan oleh KPU. Di antaranya, masih terdapat pemilih yang telah kembali dari luar negeri bahkan sebelum pelaksanaan pemilu sebelumnya, namun belum terdaftar sebagai pemilih pada pemilu maupun pemilihan terdahulu. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa coklit kali ini berfokus pada pemutakhiran data pemilih luar negeri. Rata-rata pemilih luar negeri didominasi oleh mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan, meskipun ada juga sebagian yang bekerja di luar negeri. Beliau berharap proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lebih akurat dan komprehensif sehingga seluruh warga negara yang memiliki hak pilih dapat terdata dengan baik.
Sejumlah Bawaslu kabupaten/ kota lain juga menyampaikan berbagai dinamika dan kendala yang ditemui selama proses pengawasan pemutakhiran data pemilih. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pengawasan dan mendorong terwujudnya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Agam berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih serta memastikan setiap temuan dan saran perbaikan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga hak pilih warga negara pada setiap tahapan pemilu dan pemilihan.
Penulis : Ayu
Editor : Yuhendra, GRN