Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Agam Gandeng SMKN 2 Lubuk Basung
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM – Bawaslu Kabupaten Agam terus memperkuat upaya pendidikan politik kepada generasi muda melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Lubuk Basung. Pertemuan ini bertujuan membangun sinergi dalam meningkatkan kesadaran politik pemilih pemula sebagai bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang berintegritas.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Agam dengan dunia pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya partisipasi politik yang cerdas, bertanggung jawab, dan berintegritas menjelang pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan di masa mendatang.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Agam, Yuhendra, bertindak selaku pimpinan rombongan. Turut mendampingi Kasubbag Pengawasan Mizlin Hardi dan Kasubbag Hukum Humas Datin, Sri Wahyuni beserta Staf Divisi P2H Iin Wulandari dan Fauzan Ali. Rombongan Bawaslu Agam langsung disambut oleh Kepala Sekolah, Elson Chandra Putra didampingi oleh Wakil Kepala bidang Kesiswaan.
Dalam kesempatan ini, Yuhendra menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter demokratis peserta didik sejak dini.
"Pemilih pemula merupakan kelompok strategis yang akan menentukan kualitas demokrasi di masa depan. Karena itu, kami ingin membangun sinergi dengan pihak sekolah agar pendidikan politik dapat diberikan secara berkelanjutan, sehingga siswa tidak hanya memahami hak pilihnya, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menolak politik uang, hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk pelanggaran pemilu lainnya," ujar Yuhendra.
Ia menambahkan bahwa melalui program Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Agam berupaya menghadirkan pendidikan politik yang lebih dekat dengan lingkungan pendidikan sehingga nilai-nilai demokrasi dapat ditanamkan sejak usia sekolah.
"Kami berharap sekolah menjadi mitra strategis Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi yang sehat. Ketika pemilih pemula memiliki pemahaman politik yang baik, mereka akan menjadi pemilih yang kritis, rasional, dan mampu berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, serta berintegritas," tambahnya.
Pihak Sekolah menyambut baik kedatangan Bawaslu Kabupaten Agam untuk melaksanakan Konsolidasi Demokrasi di sekolah ini.
“Tahun sebelumnya kegiatan ini juga telah kami lakukan secara mandiri tanpa melibatkan Bawaslu, dengan hadirnya Bawaslu hari ini tentu akan memberikan banyak manfaat kepada siswa kami terutama dalam hal menambah pengetahuan tentang demokrasi di negara ini.”, ujar Elson.
Ia juga berharap kerjasama antara SMKN 2 Lubuk Basung dan Bawaslu Kabupaten Agam tetap berlanjut untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas di masa yang akan datang.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Agam berharap terjalin kolaborasi yang berkelanjutan dengan SMKN 2 Lubuk Basung dalam berbagai program pendidikan demokrasi, sehingga lahir generasi muda yang memiliki kesadaran politik tinggi, aktif berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, dan turut mengawal pelaksanaan pemilu yang berkualitas.
Penulis : Fauzan
Editor : Yuhendra, Ayu