Lompat ke isi utama

Berita

‎Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Agam dan Bawaslu Kabupaten Solok Bahas Penguatan Kinerja Pengawasan

Bawaslu Agam

Lubuk Basung, BAWASLU AGAM – Dalam upaya memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas pengawasan pemilu, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat (SDMOD) Bawaslu Kabupaten Agam, Beni Andwila, menerima kunjungan Ketua Bawaslu Kabupaten Solok, Titony Tanjung, di Kantor Bawaslu Kabupaten Agam.

‎

‎Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi demokrasi antarlembaga pengawas pemilu, khususnya dalam membahas berbagai isu yang berkaitan dengan penguatan kapasitas kelembagaan, pelayanan publik, serta evaluasi kinerja Bawaslu dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan.

‎

‎Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah hal terkait penguatan kelembagaan dan penyelenggaraan pemilu. Salah satu pembahasan utama adalah upaya meningkatkan kerja sama dan sinergitas antarlembaga dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Bawaslu Kabupaten Agam dan Bawaslu Kabupaten Solok.

‎“Sinergitas dan komunikasi antarlembaga sangat penting untuk memperkuat kapasitas jajaran pengawas. Melalui pertukaran pengalaman dan informasi, kita dapat saling belajar serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pengawasan,” ujar Beni Andwila.

‎

‎Selain itu, pertemuan juga membahas persiapan pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap lembaga Bawaslu sebagai salah satu upaya untuk memperoleh masukan dan evaluasi terhadap kualitas pelayanan kelembagaan kepada masyarakat.

‎“SKM menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat bagaimana masyarakat menilai pelayanan yang diberikan oleh Bawaslu. Masukan tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” lanjut Beni.

‎

‎Pembahasan juga mencakup berbagai isu terkait penyelenggaraan Pemilu 2029, khususnya hal-hal yang perlu dipersiapkan sejak dini oleh jajaran pengawas pemilu. Ketua Bawaslu Kabupaten Solok, Titony Tanjung, menyampaikan bahwa konsolidasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jajaran pengawas menghadapi agenda kepemiluan ke depan.

‎“Persiapan harus dilakukan sejak dini, termasuk dalam peningkatan kapasitas SDM, penguatan kelembagaan, dan membangun pola komunikasi yang efektif. Dengan adanya koordinasi yang baik, berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pemilu dapat diantisipasi bersama,” kata Titony.

‎

‎Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, disepakati pentingnya membangun sinergitas dan komunikasi yang berkelanjutan antarlembaga. Komunikasi yang kontinu diharapkan dapat mendukung pertukaran informasi, peningkatan kapasitas SDM, serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai agenda kepemiluan ke depan.

‎

‎Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun koordinasi yang efektif antara Bawaslu Kabupaten Agam dan Bawaslu Kabupaten Solok.

Penulis : Ayu

Editor : Yuhendra