Kelas Demokrasi Bawaslu Agam, Yuhendra Kenalkan Kepemiluan kepada Siswa Kelas X DKV
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM – Bawaslu Kabupaten Agam kembali menggelar Kelas Demokrasi bagi generasi muda. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi (05/10) tersebut dilaksanakan di Kelas X Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 1 Ampek Nagari, Kabupaten Agam, dengan menghadirkan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Agam, Yuhendra, sebagai pemateri.
Di hadapan para siswa, Yuhendra memperkenalkan dasar-dasar kepemiluan, mulai dari peserta pemilu, tahapan pemilu, hingga pemahaman mengenai hak pilih. Ia mengajak siswa mengenali pentingnya pemilu sebagai sarana bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin dan turut menentukan arah bangsa.
“Satu suara menentukan bagaimana nasib bangsa kita ke depan,” ujar Yuhendra.
Menurutnya, pemilih pemula perlu memahami hak pilih sejak dini agar nantinya dapat berpartisipasi secara sadar dan bertanggung jawab dalam pemilu. Pemahaman tersebut penting agar generasi muda tidak hanya datang ke TPS untuk memberikan suara, tetapi juga mengetahui proses, tujuan, serta tanggung jawabnya sebagai bagian dari demokrasi. Dengan bekal pengetahuan yang cukup, pemilih pemula diharapkan mampu menentukan pilihan secara mandiri, rasional, dan tidak mudah dipengaruhi oleh informasi yang menyesatkan.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Agam juga memperkenalkan cara melakukan pengecekan data pemilih secara daring kepada siswa yang telah memiliki KTP. Selain itu, Yuhendra mengingatkan siswa untuk menjauhi politik uang serta tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya informasi terkait pemilu di media sosial.
“Mari kita sama-sama menjaga pemilu dengan tidak terlibat politik uang dan bijak dalam menerima informasi. Jangan sampai kita ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Agam mendorong siswa untuk menjadi generasi muda yang melek demokrasi dan memahami pentingnya keterlibatan dalam proses pemilu. Pemahaman sejak dini diharapkan dapat membentuk pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Yuhendra juga mengajak para calon pemilih pemula untuk mempersiapkan diri menyambut Pemilu 2029 dengan menggunakan hak pilih secara bijak dan sesuai hati nurani. Ia berharap generasi muda dapat mengambil peran dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi yang positif.
Penulis: Ayu
Editor: Yuhendra, Arif