Hari Terakhir Orientasi PPPK Kelas 5, Peserta Siap Mengabdi dengan Semangat Baru
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM – Sebelumnya Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 bagi Kelas 5 di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (31/7).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia, guna membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, serta memiliki orientasi yang kuat terhadap pelayanan publik.
Dalam arahannya, Rinaldi Aulia menegaskan bahwa kegiatan orientasi tidak semata-mata merupakan pemenuhan kewajiban administratif, melainkan menjadi momentum strategis dalam membangun karakter, integritas, serta profesionalisme aparatur sejak awal masa pengabdian.
Lebih lanjut, Rinaldi Aulia menyampaikan bahwa kelas 5 merupakan sesi terakhir dalam rangkaian Orientasi PPPK Tahun 2026. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran secara optimal, sehingga mampu memahami nilai-nilai dasar ASN, menginternalisasi budaya kerja Bawaslu, serta melaksanakan tugas dan fungsi secara profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab.
Pada kegiatan tersebut, Sekretariat Bawaslu Kabupaten Agam mengirimkan satu orang peserta, yaitu Fauzan Ali. Keikutsertaan staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Agam merupakan bentuk komitmen Bawaslu Kabupaten Agam dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, beretika, dan siap mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu serta pemilihan.
Selama orientasi, peserta memperoleh pembekalan mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika instansi, budaya kerja Bawaslu, tata kelola organisasi, disiplin pegawai, serta peran strategis PPPK dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu. Materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta dalam menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Orientasi ini menjadi fondasi bagi ASN PPPK untuk memahami jati diri sebagai insan Bawaslu yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan semangat melayani. Nilai-nilai yang diperoleh selama orientasi harus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mendukung terwujudnya pengawasan pemilu yang berkualitas.
Berakhirnya kegiatan Orientasi PPPK Kelas 5 menandai selesainya rangkaian pembekalan bagi para peserta dalam memahami nilai-nilai dasar ASN serta budaya kerja di lingkungan Bawaslu. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh sebagai bekal dalam melaksanakan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dengan berakhirnya orientasi ini, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman yang komprehensif, tetapi juga komitmen yang kuat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari aparatur pengawas pemilu. Momentum ini sekaligus menjadi langkah awal dalam mewujudkan kinerja yang optimal serta kontribusi nyata dalam mendukung penguatan demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Penulis: Fauzan
Editor: Yuhendra, Arif