Hadiri Puncak Hari Anak Nasional, Rendi: Momentum Konsolidasi Demokrasi dengan Berbagai Pihak
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Agam, Rendi Oktafianda, menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Agam Tahun 2026 yang digelar di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Sabtu (8/8).
Selain menghadiri acara, Rendi juga memanfaatkan momen dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk konsolidasi demokrasi dan menjadi bagian dari upaya Bawaslu Agam untuk membangun komunikasi dan memperkuat jejaring demokrasi dengan berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurut Rendi, momentum Hari Anak Nasional tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini.
“Ini menjadi salah satu momentum bagi kita untuk melakukan konsolidasi demokrasi. Anak-anak dan generasi muda hari ini merupakan bagian penting dari masa depan demokrasi Indonesia. Karena itu, nilai-nilai seperti keberanian menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, menjunjung keadilan, serta berpartisipasi secara positif perlu ditanamkan sejak dini,” ujar Rendi.
Ia menilai, Forum Anak memiliki posisi strategis dalam membangun generasi muda yang aktif, kritis, dan mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.
Bagi Bawaslu, lanjut Rendi, membangun demokrasi tidak hanya dilakukan ketika tahapan pemilu berlangsung. Konsolidasi demokrasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan membangun kesadaran masyarakat, termasuk generasi muda, mengenai pentingnya partisipasi dan pengawasan terhadap proses demokrasi.
“Demokrasi bukan hanya soal datang ke TPS. Demokrasi juga tentang bagaimana kita belajar menghargai pilihan orang lain, berani menyampaikan aspirasi, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar, dan ikut menjaga lingkungan sosial yang sehat,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Rendi juga melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi yang hadir, antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, kepala perangkat daerah terkait, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Agam berharap komunikasi dengan generasi muda dapat terus diperkuat. Hal ini sekaligus menjadi investasi demokrasi jangka panjang untuk mewujudkan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya partisipasi, pengawasan, dan kehidupan demokrasi yang bermartabat.
Penulis : Ayu
Editor : Yuhendra, Fauzan