Bawaslu Sumbar Gelar SEPAKAT, Bahas Peran Strategis Perempuan dalam Pengawasan Pemilu
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Payakumbuh menyelenggarakan kegiatan Senin Pengawas Berkomitmen dan Bermartabat (SEPAKAT) pada Senin (20/04). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh Ketua, Anggota, serta Kepala Sekretariat/Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, termasuk dari Bawaslu Kabupaten Agam.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026 tentang tugas konsolidasi demokrasi dalam memperkuat penyelenggaraan pemilu di luar tahapan serta persiapan pengawasan Pemilu Tahun 2029, sejalan dengan Rencana Strategis Bawaslu 2025–2029 yang mengusung visi “Kolaborasi Memperkokoh Demokrasi Substansial”.
Mengangkat tema “Peran Strategis Perempuan dalam Pengawasan Pemilu dan Pemilihan”, kegiatan SEPAKAT bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan peran perempuan dalam lembaga penyelenggara pemilu, khususnya dalam fungsi pengawasan.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Febrian Bartez selaku Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat (SDMOD). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan keterlibatan perempuan dalam memperkuat kualitas demokrasi yang inklusif.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, yang menegaskan bahwa peran perempuan dalam pengawasan pemilu tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai elemen strategis dalam menjaga integritas dan keadilan pemilu.
Pada sesi materi, narasumber pertama, Ade Jumiarti, membawakan tema terkait keterwakilan perempuan pada lembaga penyelenggara pemilu. Ia memaparkan pentingnya afirmasi dan dukungan terhadap perempuan agar mampu berkontribusi secara maksimal dalam setiap tahapan pemilu.
Sementara itu, narasumber kedua, Haritje Latuihamallo berbagi pengalaman terkait proses pemilihan tahun 2024. Ia menyoroti berbagai dinamika dan tantangan di lapangan, sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi serta peran aktif seluruh pihak, termasuk perempuan, dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik.
Melalui kegiatan SEPAKAT ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu di Sumatera Barat semakin memperkuat komitmen dalam membangun pengawasan pemilu yang profesional, inklusif, dan berintegritas.