Bawaslu Agam Perkuat Sinergi dengan Dinas Dalduk KBPPPA, Gandeng Forum Anak untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan partisipasi masyarakat pada pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan mendatang, Bawaslu Agam lakukan koordinasi lanjutan dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dalduk KBPPPA) Kabupaten Agam, Rabu (1/7).
Rombongan Bawaslu Agam dipimpin oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Yuhendra dan Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Rendi Oktafianda. Turut mendampingi Kasubag Pengawasan Mizlin Hardi, Kasubag Hukum, Humas, dan Datin, Sri Wahyuni, serta Staf Humas.
Rombongan Bawaslu Agam diterima oleh Kabid Perlindungan Anak pada Dinas Dalduk KBPPPA, Asnidawati, bersama Ketua Forum Anak Kabupaten Agam, Zikra Dwi Rahmansa serta pendamping forum anak di ruangan kepala dinas. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rencana kerja sama antara Bawaslu Agam dengan Dalduk KBPPPA, khususnya dalam melibatkan Forum Anak sebagai mitra strategis untuk menyosialisasikan pentingnya pengawasan partisipatif kepada generasi muda.
Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Agam berharap Forum Anak dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarluaskan edukasi kepemiluan kepada kalangan remaja, terutama para pemilih pemula. Selain meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai pemilih, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran generasi muda agar turut berperan aktif dalam mengawasi jalannya demokrasi dan tidak bersikap apatis terhadap proses pemilihan.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Agam, Yuhendra, mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan sebelumnya, tingkat partisipasi pemilih muda masih menjadi perhatian karena masih banyak yang memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya.
"Hasil evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan sebelumnya menunjukkan bahwa pemilih muda masih cukup banyak yang memilih untuk tidak menggunakan hak pilih atau golput. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Bawaslu. Oleh karena itu, pada program pengawasan partisipatif saat ini kami lebih banyak menyasar kalangan kawula muda, khususnya pemilih pemula, agar mereka memiliki kesadaran bahwa suara mereka sangat menentukan arah demokrasi serta memiliki kepedulian untuk ikut mengawasi setiap tahapan pemilihan," ujar Yuhendra.
Menurutnya, pelibatan Forum Anak menjadi salah satu langkah strategis karena organisasi tersebut memiliki kedekatan dengan kelompok remaja dan mampu menjadi agen penyebarluasan informasi kepada teman sebaya mengenai pentingnya berpartisipasi dalam Pemilu dan Pemilihan.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Agam, Rendi Oktafianda, menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan pemilih pemula sejak dini akan membangun budaya demokrasi yang sehat sekaligus memperkuat integritas penyelenggaraan Pemilu.
"Pengawasan partisipatif tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Dengan memberikan edukasi kepada pemilih pemula melalui Forum Anak, kita tidak hanya mendorong mereka menggunakan hak pilih, tetapi juga menanamkan kesadaran untuk ikut mengawal proses demokrasi agar berjalan sesuai aturan, jujur, dan adil," jelas Rendi.
Bawaslu Agam berharap sinergi dengan Dinas Dalduk KBPPPA beserta Forum Anak dapat segera diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan pendidikan kepemiluan yang menyasar generasi muda. Dengan demikian, angka partisipasi pemilih pemula dapat meningkat sekaligus melahirkan generasi yang peduli terhadap pengawasan demokrasi dan berkomitmen menjaga kualitas Pemilu serta Pemilihan di Kabupaten Agam.
Penulis : Ayu
Editor : Yuhendra, Fauzan