Bawaslu Agam Mengikuti Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Bawaslu
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Dalam rangka penyusunan laporan kinerja tahun 2025, dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dan program yang telah berjalan sepanjang tahun.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat via zoom pada hari Senin (22/12) diikuti oleh Ketua Bawaslu Agam, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Agam, Kepala Sekretariat Bawaslu Agam serta staf keuangan Bawaslu Agam.
Evaluasi ini mempertimbangkan berbagai kondisi yang terjadi sejak awal tahun, di antaranya masih berlangsungnya tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), adanya sengketa hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi, pelaksanaan pemungutan suara ulang, serta masuknya tahapan di luar tahapan pemilihan.
Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni menyampaikan bahwa situasi tersebut membawa banyak dinamika dalam pelaksanaan program kerja. Meski demikian, jajaran di daerah tetap berupaya untuk berkonsentrasi menjalankan program non-tahapan di tengah padatnya agenda kepemiluan.
“Di awal tahun 2025 kita masih dihadapkan pada tahapan Pilkada, sengketa di Mahkamah Konstitusi, hingga pemungutan suara ulang dan tahapan di luar tahapan pemilihan. Namun demikian, kita tetap mencoba fokus melaksanakan program-program non-tahapan, meskipun banyak dinamika yang dihadapi,” ujarnya.
Lebih lanjut, melalui Rapat dalam Kantor (RDK) yang dilaksanakan baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota, dilakukan penilaian bersama terhadap kinerja dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Dari hasil evaluasi tersebut, dinilai bahwa pelaksanaan tugas dan tanggung jawab bersama telah berjalan dengan cukup baik dan menunjukkan capaian yang positif.
“Melalui RDK yang kita lakukan di provinsi maupun kabupaten/kota, kita menilai bahwa tanggung jawab bersama ini sudah cukup baik dan apa yang kita lakukan juga sudah cukup bagus,” tambahnya.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar dalam perencanaan program tahun 2026.
Harapannya agar ke depan dapat dilakukan kesinambungan program, khususnya program penguatan kelembagaan yang telah dibangun selama tahun 2025, guna meningkatkan grade kelembagaan ke arah yang lebih baik.
Adapun fokus program yang direncanakan berlanjut pada tahun 2026 meliputi peningkatan kemahiran sumber daya manusia, penanganan pelanggaran, penyelesaian sengketa, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), serta penguatan kehumasan.
Program-program tersebut diharapkan menjadi estafet dari pelaksanaan program tahun 2025 sehingga kesinambungan kinerja kelembagaan tetap terjaga.
Dengan perencanaan yang berkelanjutan dan terarah, diharapkan pelaksanaan program tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal serta mampu meningkatkan kualitas dan profesionalisme kelembagaan.
Penulis : GRN
Editor : Yuhendra