Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Agam Ikuti Kegiatan Bersama Bawaslu Provinsi Sumbar, Perkuat Tata Kelola Kelembagaan

Bawaslu Agam

Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Pimpinan dan jajaran sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam mengikuti kegiatan penguatan kelembagaan yang diselenggarakan secara hybrid oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (15/04). Kegiatan bertajuk “Membentuk Karakter Kepemimpinan dan Pengelolaan Organisasi Bawaslu Kabupaten/Kota” diikuti secara daring oleh seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Barat.

Sebagai pembuka acara, pimpinan Bawaslu Sumatera Barat menyampaikan sambutan masing-masing. Ketua Bawaslu Sumatera Barat, Alni dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar jajaran. Beliau juga menekankan bahwa penguatan kelembagaan bukan hanya soal struktur, tetapi juga menyangkut karakter, integritas, dan kemampuan kepemimpinan setiap insan Bawaslu. Alni menegaskan, “Kita harus berani menolak intervensi dalam bentuk apapun.” Ia juga meminta jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk tegas dalam menindak pelanggaran.

Ia juga menekankan Bawaslu harus menjadi teladan dalam menjaga integritas. “Kita harus menunjukkan bahwa Bawaslu adalah lembaga yang terjamin integritasnya,” tambahnya.

Samaratul Fuad dari Majelis Nasional Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) bertindak selaku narasumber dalam kegiatan ini. Dalam pemaparannya, Samaratul Fuad menekankan pentingnya membangun karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas, serta berlandaskan etika penyelenggara pemilu. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan di lingkungan Bawaslu tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola organisasi, tetapi juga mencerminkan keteladanan sikap, konsistensi menjaga integritas, serta komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya memperhatikan pola komunikasi dan interaksi yang diterapkan, serta pengelolaan organisasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika yang terus berkembang, terutama dalam menghadapi tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks. Samaratul Fuad juga menegaskan bahwa proses evaluasi kepemimpinan dan tata kelola kelembagaan tidak boleh diwarnai sikap saling menyalahkan. Sebaliknya, seluruh jajaran harus membangun budaya organisasi yang terbuka, siap menerima masukan, serta menjadikan kritik sebagai sarana perbaikan bersama demi memperkuat kinerja dan kualitas kelembagaan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan dan profesionalitas, guna memperkuat pengawasan pemilu yang berintegritas, profesional, dan berkeadilan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

Penulis: Sri Wahyuni

Editor: Yuhendra