Lompat ke isi utama

Berita

Bahas Strategi Publikasi, Bawaslu Agam Ikuti Rapat Penguatan Kemitraan Strategis Dengan Media Massa

Bawaslu Agam

Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - Bawaslu Kabupaten Agam mengikuti kegiatan Rapat Penguatan Kemitraan Strategis dengan Media Massa yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara hybrid pada Rabu (20/5). Kegiatan tersebut diikuti oleh Pimpinan Bawaslu dan Kasubag serta staf sekretariat terutama jajaran pengelola kehumasan Bawaslu Kabupaten Agam bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bawaslu Provinsi Sumbar dalam meningkatkan kualitas kehumasan terutama pemberitaan di media massa bagi Bawaslu se-Sumatera Barat. 

Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni dalam arahannya menyampaikan bahwa visi dan misi lembaga bukan hanya menjadi tanggung jawab organisasi semata, tetapi juga tanggung jawab pribadi seluruh jajaran dalam mewujudkannya. Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat juga menekankan pentingnya membangun kemitraan strategis dengan media massa sebagai salah satu sarana utama penyampaian informasi kepada masyarakat. Menurutnya, informasi yang dipublikasikan harus mampu dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

Selanjutnya, Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhamad Khadafi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Humas Bawaslu Kabupaten/Kota di Sumatera Barat yang terus aktif memperkaya dan memperbarui kualitas publikasi kelembagaan.

Ia menyebutkan bahwa berbagai inovasi publikasi telah berjalan dengan baik, mulai dari pengelolaan media sosial, pemberitaan kegiatan hingga pelaksanaan podcast di daerah. Secara khusus, Bawaslu Agam mendapat apresiasi setelah menjadi kabupaten dengan jumlah postingan Instagram terbanyak, rata-rata unggahan harian tertinggi, serta jumlah konten grafis dan pemberitaan terbanyak di Sumatera Barat periode triwulan I Tahun 2026.

Khadafi juga meminta seluruh jajaran Bawaslu untuk mengisi ruang publik dengan informasi positif terkait kerja-kerja pengawasan dan pengabdian Bawaslu kepada Masyarakat serta melakukan edukasi literasi kepemiluan digital.

“Personil Humas perlu banyak membaca dan terus meningkatkan pengetahuan agar mampu menghadirkan informasi yang berkualitas kepada masyarakat,” tegasnya.

Bertindak selaku narasumber pada kesempatan ini adalah wartawan senior sekaligus Penasehat Jaringan Pemimpin Redaksi Sumbar, Novrianto atau Bang Ucok. Beliau memberikan penguatan terkait teknis penulisan berita yang baik dan menarik. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya menentukan judul yang menarik perhatian pembaca, pemenuhan unsur 5W+1H, serta pemilihan foto yang mampu mendukung isi berita.

Menurutnya, berita yang dipublikasikan harus bersifat informatif dan edukatif, sehingga mampu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai suatu peristiwa atau isu yang sedang berkembang. Selain itu, penggunaan bahasa jurnalistik yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami menjadi hal penting agar informasi dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Bang Ucok juga menekankan bahwa dalam membuat berita jangan membuat kesimpulan di akhir.

“Dalam berita, jangan membuat kesimpulan. Biarkan pembaca yang menyimpulkan sendiri dari informasi yang disajikan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan berbagai lembaga dan insan pers. “Yang paling penting adalah menjaga hubungan baik ke berbagai lembaga, jangan takut menghubungi wartawan. Karena semua ini kita lakukan atas nama lembaga dalam rangka mencerdaskan masyarakat,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat semakin mampu menghasilkan berita yang berkualitas, profesional, dan terpercaya. Penguatan kemitraan dengan media massa juga menjadi langkah strategis dalam menyebarluaskan informasi pengawasan pemilu kepada masyarakat secara luas, transparan, dan edukatif. Dengan sinergi yang baik antara Bawaslu dan insan pers, diharapkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu semakin meningkat serta mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi yang berintegritas.

Penulis: sri wahyuni

Editor: in