Lompat ke isi utama

Berita

Carito Basamo Bawaslu Agam menjadi Program Unggulan Pusat Pendidikan Pengawasan Partisipatif

Carito Basamo Bawaslu Agam menjadi Program Unggulan Pusat Pendidikan Pengawasan Partisipatif

Bawaslu Kabupaten Agam sampaikan laporan program pusat pendidikan pengawasan partisipatif kepada Bawaslu RI dalam agenda Rapat Evaluasi Program Kerja Divisi Pengawasan Tahun 2021 dan Koordinasi Persiapan Pengawasan Pemilu Tahun 2024  yang dilaksanakan di lantai 5 Kantor Bawaslu Republik Indonesia pada Kamis (18 November 2021).

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Agam Okta Muhlia yang menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan “banyak agenda pengawasan partisipatif yang telah dilakukan oleh Bawaslu Agam dan juga ada agenda yang sudah direncanakan tapi belum terlaksana”.

“Apa yang sudah dilakukan, apa yang akan dilakukan dan apa saja kendala atau masalah dilapangan, ini tentu perlu kita sampaikan kepada Bawaslu RI sebagai bahan evaluasi. Mudah mudahan ke depan Bawaslu Kabupaten Agam dapat lebih baik lagi dalam merangkul masyarakat melakukan pengawasan partisipatif, sehingga demokrasi yang luber jurdil dapat kita ciptakan”, lanjutnya.

Menurutnya, Bawaslu Kabupaten Agam sudah melakukan beberapa inovasi dalam mengembangkan pusat pendidikan pengawasan partisipatif dalam kerangka program pojok pengawasan. Diantaranya membuat konten youtube yang dikemas dengan nama carito basamo Bawaslu Kabupaten Agam, dalam konten ini membicarakan seluk beluk pemilu dan pemilihan untuk memberikan pendidikan politik pada masyarakat. Kemudian Bawaslu Kabupaten Agam juga menggagas program “Lai Tau Sanak” yaitu menyebar informasi mengenai Bawaslu dan Pemilu dengan meme yang di posting pada media sosial Bawaslu Kabupaten Agam.

Di samping itu Bawaslu Kabupaten Agam juga terus melakukan agenda pengembangan pengawasan partisipatif yang diarahkan oleh Bawaslu RI. Seperti forum warga, pengabdian masyarakat, saka adhyasta pemilu, sosialisasi tatap muka dan membangun kerjasama dengan stakeholder 

Sejalan dengan Bawaslu RI, Bawaslu Kabupaten Agam bakal membumikan pengawasan pemilu partisipatif dengan merangkul lembaga, instansi, organisasi dan stakeholder lainnya melalui kerja sama. Tujuannya agar para stakeholder bisa turut aktif melakukan kerja pengawasan partisipatif ketika pemilihan tiba, agar demokrasi berjalan semakin baik.

Pelibatan organisasi, lembaga dan instansi stakeholder dengan membangun kerjasama pengembangan pengawasan pemilu partisipatif karena memiliki kader/relawan/massa dengan jumlah cukup banyak serta dinilai siap kapanpun digerakan jika dibutuhkan. Dengan demikian diharapkan dapat memasifkan pengawasan di tengah masyarakat. Dan dengan melibatkan elemen kemasyarakatan secara luas, mampu memperkuat demokrasi substansional di indonesia.

Hal ini juga disampaikan Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin dalam pidatonya di pembukaan Rapat Evaluasi Program Kerja Divisi Pengawasan Tahun 2021 dan Koordinasi Persiapan Pengawasan Pemilu Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (17/11/2021)

"Kami akan melakukan kerja sama antarlembaga untuk pengawasan pemilu partisipatif," katanya.

Ujung tombak pengawasan pemilu sejatinya ada pada masyarakat, Rakyat harus jadi garda terdepan pengawasan pemilu sesungguhnya. Bawaslu melalui program pendidikan pengawasan pemilu partisipatif memiliki tanggung jawab besar dalam pelibatan masyarakat. Sejalan dengan tagline Bawaslu "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu".