40 Hari Menjelang Hari Pemungutan Suara, Bawaslu Agam Lakukan Koordinasi Terkait DPTb
|
Lubuk Basung, BAWASLU AGAM - 40 Hari menjelang Hari Pemungutan Suara, Bawaslu Kabupaten Agam kunjungi Kantor KPU Kabupaten Agam, Jum'at (05/01). Kedatangan ini yaitu dalam rangka koordinasi dengan KPU Kabupaten Agam terkait penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Kunjungan dilakukan oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas, Yuhendra, Kasubbag Pengawasan, Mizlin Hardi, didampingi oleh dua orang staf sekretariat Bawaslu Agam. Kedatangan ini disambut oleh Anggota KPU Kabupaten Agam, Lizawati Fitri.

Yuhendra menjelaskan tujuan koordinasi ini adalah untuk memastikan data DPTb terintegrasi dengan Sidalih serta memastikan akses terkait penyusunan DPTb kepada Pengawas Pemilu untuk mengawasi proses penyusunan DPTb secara maksimal. Hal ini menjadi perhatian Bawaslu untuk menjamin hak pilih dapat digunakan pada Pemilu Serentak 2024. Beberapa potensi DPTb yaitu pada TPS Lokasi Khusus di lapas dan pesantren yang ada di Kabupaten Agam.
Hal ini kemudian dijawab oleh Lizawati Fitri bahwa KPU Agam telah menyurati lembaga terkait untuk memberlakukan larangan mutasi pada 14 Februari 2024 saat pemungutan suara berlangsung. Terhadap tahanan lapas yang telah selesai menjalani hukuman dan kembali ke tempat asalnya, hal ini dipastikan akan dikoordinir dalam DPTb di Lokasi Khusus.
“Penghuni lapas akan diberikan Formulir Model A - Surat Pindah Memilih. Jika terdapat orang yang sudah tidak berada ditempat, maka akan dilakukan pengembalian Surat Pindah Memilih kepada KPU Agam sebab surat tidak di distribusikan ke orang yang bersangkutan,” jelas Lizawati.
Sementara itu, Bawaslu Agam juga memastikan pemilih yang meninggal dunia dan alih status agar divalidasi dan ditandai di Sidalih dan salinan DPT di TPS sehingga surat suara tersebut tidak disalahgunakan pada hari pemungutan suara.
Adanya Sidalih menjadi pembeda Pemilu 2024 dengan Pemilu sebelumnya. Penyusunan DPTb harus sinkron dengan Sidalih sehingga ada ketentuan bagi pemilih yang belum terdaftar DPTb untuk mendaftar 30 Hari sebelum hari pemungutan suara. Kunjungan Bawaslu Agam ini adalah untuk memastikan penyusunan DPTb berjalan dengan baik dan memperhatikan peraturan yang berlaku agar penyusunan data pemilih dan pemutakhiran daftar pemilih dilaksanakan secara maksimal.
Penulis dan foto: Iin Wulandari
Editor: Yuhendra